Rabu, 18 Juni 2008

SAJAK BERNYANYI


Sudah ku ambil setengah nyawaSetengah pula telah kucuri imajinasiTapi tetap tak dapat melengkapiKeadaan kosong sajak yang bernyanyi
Sebab dadaku kering kerontangMaka kubasuh kata dari langitHingga berlumur kalimat bercelotehTapi entah…???Sajak itu tetap bernyayi tak bertutur
Kufikir sesak seakan penat jemuTak bersisa ruang tempat berhayalSekalipun aku berkelana susuri benakkuHanya akan tampak Seperti pagiDi pelupuk senjaDan tetap saja sajak itu terus bernyanyi

Tidak ada komentar: